Senin, 10 Februari 2020

Review Pretty Boys (2019), Film Komedi Soal Televisi Masa Kini

Yuk simak review Pretty Boys di bawah ini!


Review Film Pretty Boys - Bicara soal televisi memang takkan ada habisnya di masa kini. Di belakang layar penonton dan stasiun tv saling menghakimi, soal siapa yang sebenarnya sedang dinodai.

Review Pretty Boys (2019), Film Komedi Soal Televisi Masa Kini
Review dan Sinopsis Film Pretty Boys 

Film Pretty Boys hadir di tengah perdebatan hangat ini untuk mencocok mata kita dengan sudut pandang yang adil. Karya yang membuka mata kita sebelum benar-benar menghakimi salah satu pihak, atau malah dua-duanya.

Minggu, 09 Februari 2020

Review Film Love For Sale 2 (2019), Babak Baru Kisah Hidup Arini
Simak review film komedi romantis Indonesia terbaru, Love For Sale 2!

Review Film Love For Sale 2 – Love Inc. kembali memakan korban, dan juga kembali melibatkan sang super agen, Arini. Bab baru dalam petualangannya kali ini terasa lebih tebal dan tak lagi diisi oleh romantisisme dengan lawan jenis yang haus belaian.

Para pemeran juga mampu mencerminkan sebuah keluarga dengan persoalan-persoalan yang relevan dalam kehidupan.

Review Film Love For Sale 2 (2019), Babak Baru Kisah Hidup Arini

Review Film Love For Sale 2


Jika cerita sebelumnya begitu meremukkan hati, maka bab ini lebih terasa hangat walau tetap menyusahkan. Membuat saya bisa memaafkan beberapa pertentangan hingga keromantisannya yang tidak begitu memuaskan.

Kehangatan sebuah keluarga yang banyak dirundung masalah, ternyata mengusik idealisme Arini dalam memandang pekerjaan dan hidupnya.

Kisah yang mengedepankan pengembangan sosok Arini ini dibawakan oleh Andibachtiar dengan eksplisit, alih-alih implisit seperti karya sebelumnya.
Review Film Birds of Prey (2020), Penuh Warna dan Kegilaan Harley Quinn

Simak yuk review dan sinopsis film Birds of Prey berikut ini!


Setelah kesuksesan film Joker, DC dan Warner Bros kembali merilis film terbarunya yang kali ini didominasi oleh para karakter wanita, yaitu Birds of Prey (and the Fastabulous Emancipation of One Harley Quinn). Sesuai judulnya, film Birds of Prey benar-benar mengangkat tema emansipasi wanita dan feminisme yang tinggi. Namun, dikemas dengan aksi sadis dan komedi absurd berlatar Gotham yang gelap.

Review Film Birds of Prey (2020), Penuh Warna dan Kegilaan Harley Quinn
Review Birds of Prey (2020)

Nah, penasaran dengan kualitas film Birds of Prey? Yuk langsung saja kita simak ulasan sinopsis dan review film Birds of Prey dalam artikel berikut ini!

Jangan lupa juga membaca artikel 6 Superhero Marvel yang Mirip Superman.


Review Film Birds of Prey (2020)


CERITA

Cathy Yan membawa film Birds of Prey begitu berwarna, baik dalam pengeksekusian naskah dan adegan, membuatnya bisa lebih dinikmati daripada pendahulunya, Suicide Squad.

Dimulai dari kegamblangan cerita Harley Quinn yang patah hati oleh Joker. Dirinya menuntut keputusan untuk bebas dari lindungan Joker. Setelah bebas, cerita yang lebih dinamis pun dimulai.

Sabtu, 08 Februari 2020

 Review Film Terminator: Dark Fate (2019), Sekuel yang Cukup Menghibur
Yuk simak ulasan sinopsis dan review film Terminator Dark Fate dalam bahasa Indonesia berikut ini!

Sinopsis Terminator: Dark Fate 


 Review Film Terminator: Dark Fate (2019), Sekuel yang Cukup Menghibu
Review Terminator Dark Fate

Sinopsis:

Lebih dari dua dekade setelah kisah dalam Terminator 2: Judgement Day, Sarah Connor berjuang untuk melindungi seorang wanita muda bernama Dani Ramos dan kawan-kawannya, ketika sesosok Terminator logam cair, yang diutus dari masa depan, berupaya untuk melenyapkan mereka.


Review Film Terminator: Dark Fate (2019)


CERITA

Diawali dengan peristiwa Judgement Day di T2, 'Terminator : Dark Fate' rasanya menjadi pengubahan cerita dan sejarah dari cerita Connor. Lalu dilanjutkan dengan kehadiran Grace yang misterius dan tidak berlatarbelakang.
6 Macam Avengers Teraneh dan Terunik dalam Marvel Comics

Ada berbagai macam Avengers dalam multiverse Marvel. Namun tidak ada yang bisa mengalahkan keunikan dan keanehan 6 kelompok dibawah ini!



The Apevengers (Earth-8101)


apevengers adalah macam avengers marvel

Apevengers adalah versi Avengers yang para anggotanya adalah hewan primata. Kelompok yang aktif di salah satu dunia alternatif Marvel ini beranggotakan Iron Mandrill (parodi Iron Man), Thorangutan (parodi Thor), Spider-Monkey (Parodi Spider-Man), Ms Marvape (parodi Ms. Marvel), Huhr (parodi Hulk) dan Ape X (parodi Wolverine).

Jumat, 07 Februari 2020

Review Film Munich (2006), Karya Steven Spielberg yang Wajib Kamu Tonton
Simak sinopsis dan review film Munich (2006) berikut ini!

Review Munich (2006) – Munich merupakan sebuah film karya Steven Spielberg yang rilis pada tahun 2006 lalu. Film ini mendapat berbagai review positif dari kritikus film dan mengumpulkan pendapatan sebesar $47.403.685 di Amerika Utara dan $82.955.226 di negara lain.

review film muncih 2006 indonesia

Review Munich (2006)


Nah, dalam kesempatan kali ini kami akan mengulas atau me-review film Munich karya Steven Spielberg ini. Penasaran? Yuk langsung saja kita simak review lengkapnya di bawah ini!

Jangan lupa juga membaca artikel 10 Film Terbaik Sutradara Christopher Nolan.


Info dan Sinopsis Film Munich (2006)


Sutradara: Steven Spielberg
Produser: Steven Spielberg, Kathleen Kennedy, Barry Mendel, Colin Wilson
Skenario: Tony Kushner, Eric Roth
Berdasarkan: Vengeance oleh George Jonas
Pemeran: Eric Bana, Daniel Craig, Ciarán Hinds, Mathieu Kassovitz, Geoffrey Rush, Ayelet Zurer
Musik: John Williams
Sinematografi: Janusz Kamiński
Penyunting: Michael Kahn
Perusahaan produksi: Amblin Entertainment, The Kennedy/Marshall Company, Alliance Atlantis
Distributor: Universal Pictures, DreamWorks Pictures
Tanggal rilis: 23 Desember 2005 (terbatas di Amerika Serikat)
6 Januari 2006 (secara luas di Amerika Serikat)
Durasi: 163 menit[1]

Sinopsis:

Film Munich menceritakan bagaimana seorang agen rahasia memburu sebelas warga negara Palestina yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan atlet Israel pada Olimpiade Musim Panas 1972.


Review Film Munich (2006)


Menceritakan kembali peristiwa nyata yang bersifat sensitif memang tidak mudah. Steven Spielberg membuktikan itu kala salah satu karya kompleksnya lebih banyak memantik perdebatan daripada pujian yang bulat.
Mengenal Red Tool, Parodi Deadpool Buatan DC Comics
Red Tool adalah karakter plesetan Deadpool. Simak perkenalannya di bawah ini!

Selowae.Net – Siapa sebenarnya Red Tool? Karakter baru dalam komik DC ini muncul dalam seri Harley Quinn Rebirth. Sekilas melihat saja sudah ketahuan kalau karakter ini merupakan parodi DC Comics untuk Deadpool dari Marvel.

Hal yang menarik tentunya, karena karakter Deadpool sendiri adalah versi parodi dari Deathstroke-nya DC Comics. Nah, bagi kamu yang penasaran dengan Red Tool, simak pembahasan asal-usul dan kekuatan Red Tool di bawah ini!


Siapa itu Red Tool (DC Comics)?


Mengenal Red Tool, Parodi Deadpool Buatan DC Comics siapa red tool adalah
Siapa sebenarnya Red Tool?

Red Tool muncul dalam komik Harley Quinn Rebirth, ia diperkenalkan sebagai pembunuh bayaran yang menjadi fans berat Harley Quinn. Bisa ditebak, karakter ini merupakan plesetan atau parodi Deadpool dari Marvel Comics.

Seorang yang selama hidupnya mengabdi sebagai tentara, selamat dari sebuah serangan mengerikan yang menyebabkan lengan kirinya hilang, leher patah dua plat besi menyangga lehernya menembus kepalanya, menyebabkan gangguan mental dan kebutaan.

Kamis, 06 Februari 2020

Review Film The Informer (2019), Kejutan di Dunia Kejahatan
Yuk simak ulasan review film The Informer di bawah ini!

The Informer merupakan film Hollywood terbaru 2019 yang dibintangi oleh Joel Kinnaman. Film yang diadaptasi dari novel Three Seconds karangan Anders Roslund & Borge Hellström ini sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 11 Oktober 2019 lalu.

Review Film The Informer (2019), Kejutan di Dunia Kejahatan

Review The Informer (2019)


Nah, penasaran dengan kelebihan dan kekurangan film The Informer? Simak deh sinopsis dan review filmnya di bawah ini!

Jangan lupa juga membaca artikel 37 Karakter Anime Tercantik Pilihan Fans.


Sinopsis Film The Informer (2019)


Tanggal rilis: 11 Oktober 2019 (Indonesia)
Sutradara: Andrea Di Stefano
Box office: $2.2 million
Berdasarkan: 3 dtk; by Roslund/Hellström
Produser: Basil Iwanyk, Wayne Marc Godfrey, Robert Jones, Ollie Madden, James Harris, Mark Lane

Sinopsis:

Pete Coslow (Joel Kinnaman) adalah mantan narapidana yang secara sengaja menyamar sebagai informan FBI. Demi kebebasannya, Pete kembali ke dalam penjara untuk mencari bukti kejahatan dari kelompok yang berbahaya.


Review Film The Informer (2019)


Bagi Koslow keluarga seperti dua sisi mata uang, di mana salah satunya dapat menguatkan dan sisi lainnya justru melemahkan. Memang kisah informan ini bukan yang terbaik di kelasnya, tetapi memiliki potensi besar bila dikembangkan dengan benar.

Selasa, 04 Februari 2020

Review Film Midsommar (2019), Festival Horor Tengah Hari
Setelah sebelumnya me-review film Togo (2019), kali ini kami akan mengulas film Hollywood terbaru tahun 2019 yang cukup bagus yaitu Midsommar. Film ini digarap oleh sutradara Ari Raster, yang sebelumnya menyutradarai film Hereditary.

Review Film Midsommar (2019), Festival Horor Tengah Hari

Review Midsommar (2019)


Nah, seperti apakah kira-kira kualitas film Midsommar? Simak deh selengkapnya setelah tanda titik dua berikut ini:

Jangan lupa juga membaca Top 10 Cameo Stan Lee yang bukan di film Marvel.


Sinopsis Film Midsommar (2019)


Tanggal rilis: 7 September 2019 (Indonesia)
Sutradara: Ari Aster
Anggaran: $8–10 juta
Box office: 42,3 juta USD
Produser: Lars Knudsen, Patrik Andersson

Sinopsis:

Saat hubungan keduanya tengah bermasalah, sepasang kekasih muda dari Amerika Serikat melancong ke sebuah festival tengah musim panas Swedia, di mana tempat yang tampak seperti surga permai berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan, seiring warga setempat mulai menunjukkan niat bengis mereka.


Review Film Midsommar (2019)


CERITA

Film 'Midsommar' adalah karya Ari Aster yang mencekam dan berbeda dengan gaya horor lainnya. Langsung disajikan emosi Dani dari awal film, membuat penonton bisa bersimpati lebih dalam.

Namun, emosi ini tidak bisa bertahan lama karena porsi drama yang sebenarnya mengurangi kualitas film, padahal dirancang cukup baik.

Senin, 03 Februari 2020

Review Film Girl on the Third Floor (2019), Cukup Menakutkan Mudah Dilupakan
Setelah sebelumnya me-review film Knives Out (2019), kali ini kami akan mengulas film Hollywood terbaru tahun 2019 yang bergenre horor, yaitu film Girl on the Third Floor. Apakah filmnya bagus? Apa saja kelebihan dan kekurangan film ini? Simak semuanya dalam ulasan film Girl on the Thrid Floor setelah tanda titik dua berikut ini:

Jangan lupa juga untuk membaca film 20 Film Barat Romantis Terbaik Bikin Nangis.


Review Film Girl on the Third Floor (2019)


CERITA

Secara gamblang, film ini memulai cerita Don yang masuk ke dalam rumah misterius ini. Tanpa latar belakang apa-apa, kita langsung disuguhkan performa horor yang pelan-pelan, namun mencekam.

Review Film Girl on the Third Floor (2019)
Baca Review Film Girl on the Third Floor (2019) bahasa Indonesia

Walaupun begitu, alur ceritanya terjadi begitu monoton. Minim jumpscares, film ini memberikan horor yang menakutkan, namun tak bisa menghantui secara lama. Apalagi, setiap adegan ditampilkan begitu bermakna dan tersirat, hanya sebagian orang yang bisa mengerti.

Untungnya, gore film ini bisa berjalan dengan baik. Meskipun begitu, alur horornya begitu repetitif. Ketika babak ketiga dimulai, semua performa cerita bangkit menjadi lebih menyeramkan, namun sayangnya konklusi yang ada tak bisa menyimpulkan apa yang seharusnya berakhir dalam keluarga Don.