Kamis, 13 Juli 2017

Review Film Iron Man (2008), Film Origin Superhero yang Memukau


Simak review film Iron Man (2008) bahasa Indonesia dalam artikel berikut ini!


review film iron man 2018 indonesia

Cerita Film Iron Man (2008)


Diceritakan Tony Stark, seorang industrialis miliyuner dan pemilik perusahaan Stark Industries yang bergerak di bidang pembuatan senjata dan rudal untuk kepentingan pihak militer. Tony Stark yang kaya raya dan dikenal jenius dalam merancang senjata canggih ini diculik sekelompok penjahat yang didalangi Obadiah Stane, sahabat sekaligus pesaing bisnisnya.

Ketika disekap, Tony dipaksa membuat senjata canggih yang mematikan. Namun ia enggan melakukan perintah Stane dan diam-diam merancang kostum baja berteknologi canggih yang digunakannya untuk melarikan diri dari para penculik.

Tony Stark kemudian mengembangkan kostum tersebut hingga lahirlah superhero baru bernama Iron Man yang mampu terbang dengan kecepatan supersonik. Bahkan, kostum yang dirancangnya dapat mengeluarkan berbagai senjata canggih, seperti pelontar rudal antitank, penyembur api dan senjata sinar laser yang keluar dari lengannya.

Di lain sisi, Obadiah Stane merasa iri dengan kehebatan Iron Man dan ingin mengalahkannya. Berbekal desain karya Stark yang tertinggal di tempat penyanderaan, Stane membuat kostum yang lebih kuat dan menjelma sebagai Iron Monger.

Saat itulah, Tony Stark ingin mengungkapkan sebuah kejahatan dengan implikasi global, menggunakan baju baja dan kekuatannya untuk melindungi dunia sebagai Manusia Besi (Iron Man).


Review Film Iron Man (2008)


Muncul sebagai pembuka franchise Marvel Cinematic Universe dan film ini berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Reaksi awal ketika menontonnya ‘sangat puas’. Rasanya tidak berlebihan kalau film Iron Man dikatakan sebagai salah satu film superhero terbaik sepanjang masa, baik dari segi cerita maupun estetik.

Film Iron Man dituturkan secara unik dengan kedalaman cerita yang jarang kit  nikmati dalam film-film superhero lainnya. Selipan humor khas MCU bertebaran di sepanjang cerita, bahkan di saat-saat menegangkan sekalipun. Pencapaian estetiknya juga bagus. Adegan-adegan aksi yang kaya efek visual mampu disajikan begitu meyakinkan dan sangat menghibur.

Selain ceritanya yang cukup rapi dan seru, film Iron Man juga didongkrak oleh penampilan Robert Downey Jr (sebagai Tony Stark/Iron Man) yang benar-benar memukau. RDJ memerankan karakter playboy jenius itu dengan begitu natural, seolah memerankan dirinya sendiri.

Ending film Iron Man pun cukup greget dan menimbulkan rasa penasaran, dengan kedatangan Nick Fury yang menyebutkan project The Avengers. Menjadi tanda akan munculnya superhero lain, dan jelas adegan ini begitu penting karena kemudian mengantarkan penonton ke film-film MCU selanjutnya.

Sejak film pertamanya, Iron Man telah menjelma menjadi salah satu karakter superhero populer yang disenangi banyak orang. Kesuksesan film Iron Man yang kemudian mendapat 2 sekuel dan laris manisnya action figure Iron Man menjadi bukti bahwa Iron Man adalah karakter superhero yang layak diperhitungkan.


Demikian review film Iron Man (2008) bahasa Indonesia yang menjadi gerbang awal Marvel Cinematic Universe. Klik Next untuk melihat urutan menonton film-film MCU berdasarkan timeline-nya.

Next > Panduan Menonton Film Marvel Cinematic Universe

Loading...
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: