Selasa, 31 Oktober 2017

Asal-Usul Birds of Prey dari DC Comics

Simak asal-usul Birds of Prey dan para superhero perempuan DC yang pernah menjadi bagian dalam kelompok ini!


Selowae.Net One girl show, mungkin ini adalah ide awal yang hendak dikemukakan oleh Chuck Dixon ketika membuat serial Birds of Prey. Penulis yang terkenal berkat karya-karya Batman-nya pada periode 90’an ini pertamakali memperkenalkan Birds of Prey dalam komik Showcase 96 #3 tahun 1996.

Kelompok superhero ini terbilang unik karena pada awalnya hanya beranggotakan dua jagoan wanita, yaitu Barbara Gordon (Oracle) dan Laurel Lance (Black Canary)

Melihat antusiasme publik terhadap sepak terjang duo ini, DC Comics kemudian menerbitkan serial mereka pada bulan Januari 1999 yang menampilkan cerita dari Chuck Dixon dan gambar dari Greg Land. Komik ini masih berlanjut sampai sekarang dengan kisah-kisah petualangan seru yang seringkali dibumbui pesan moral dan isu politik yang kental.

Lebih dalam tentang Birds of Prey bisa kamu baca di bawah ini:


Asal-Usul Birds of Prey


Asal-Usul Birds of Prey

Menjadi seseorang yang cacat secara fisik tidak mampu menghentikan dan mengubah naluri keadilan yang dimiliki Barbara Gordon (Batgirl). Akibat penyiksaan yang dilakukan oleh Joker terhadapnya di alur kisah Batman: The Killing Joke karya Allan Moore dan Brian Bolland tahun 1988 lalu, Barbara menjadi seorang wanita lumpuh yang memiliki keterbatasan dalam melakukan banyak aktivitasnya.

Namun kedekatannya dengan para superhero DC dan intelejensia serta keahliannya dalam menggunakan teknologi tingkat tinggi membuat Barbara memiliki kesibukan baru sebagai informan sekaligus mata-mata bagi supehero lain.

Dengan menggunakan nama Oracle, kini Barbara Gordon tetap menjalankan perannya sebagai pembela kebenaran walaupun hanya bergerak di balik layar.

Oracle, seperti yang kita ketahui bersama merupakan ahli super komputer yang bisa memberikan informasi sekaligus memudahkan pekerjaan para superhero dalam mengawasi dunia DC. Dengan akses tanpa batas terhadap Batman, Wonder Woman dan bahkan Superman, mudah saja bagi Oracle untuk merekrut orang-orang pilihannya dalam melaksanakan setiap misi yang akan ia lakukan. Untuk mengawalinya, Oracle bekerjasama dengan Dinah Laurel Lance atau Black Canary dan membentuk sebuah kelompok superhero perempuan bernama Birds of Prey.

Dalam melaksanakan setiap misi yang berbahaya, Black Canary berperan sebagai eksekutornya. Berkat kemampuan beladiri dari berbagai macam aliran yang ia miliki, kita disuguhi aksi-aksi menawan disertai gambar menawan pula mengenai sepak terjang Dinah dalam memberantas kejahatan di dunia.

Sedangkan peran Oracle selain sebagai ‘otak’ dari setiap misi yang dijalankan adalah sebagai guide untuk memudahkan perjalanan Black Canary dan memberitahu informasi penting yang berkaitan dengan misi melalui peralatan canggihnya.


Anggota Birds of Prey


Asal-Usul Birds of Prey dari DC Comics anggota birds of prey

Ketika era Chuck Dixon berakhir, Gail Simone menjadi suksesi yang membawa perubahan mendasar dan signifikan bagi Birds of Prey. Sentuhan wanita menjadi fondasi utama cerita-cerita karya Gail, sehingga ia menambahkan sosok pembaharuan dalam Birds of Prey dalam diri The Huntress.

Baca juga:




Seiring perjalanan waktu, anggota Birds of Prey semakin bertambah. Zinda Blake atau Lady Blackhawk direkrut oleh Oracle untuk menjadi pilot dalam setiap misi Birds of Prey. Setelah kedatangan Zinda, mereka memulai pencarian anggota baru lainnya untuk memperkuat barisan heroine baru ini. Pencarian tersebut membawa mereka ke dalam petualangan-petualangan berbahaya yang dapat mengambil nyawa mereka sewaktu-waktu.

Setelah melalui perjuangan berat, akhirnya terpilih beberapa anggota tambahan yaitu Lady Shiva, Big Barda, Spy Smasher, Misfit dan sebagainya. Simak profil singkat dari superhero perempuan DC yang pernah menjadi bagian Birds of Prey dalam artikel selanjutnya.

Next > Anggota Birds of Prey, dari Oracle sampai Power Girl

Previous Post
Next Post

post written by: