Jumat, 31 Januari 2020

Review Film Togo (2019), Drama Keluarga yang Istimewa dan Dramatis


Pada kesempatan kali ini, kami akan me-review film Togo, sebuah film hollywood terbaru tahun 2019 yang saat ini masih tayang di bioskop Indonesia.

Review Film Togo (2019), Drama Keluarga yang Istimewa dan Dramatis

Review Disney Togo (2019)


Seperti apakah kualitas film garapan sutradara Ericson Core ini? Yuk langsung saja kita simak ulasan review Togo dalam bahasa Indonesia setelah tanda titik dua berikut ini:


Sinopsis Film Disney Togo (2019)


Tanggal Rilis: December 20, 2019
Sutradara: Ericson Core
Budget: 40 million USD
Komposisi musik: Mark Isham
Nominasi: Writers Guild of America Award for Television: Long Form – Original

Sinopsis:
“Leonhard Seppala leads a team of sled dogs across the wintry Alaskan tundra in 1925.”


Review Film Togo (2019)


Togo adalah kisah yang sudah setua waktu, senyata kenyataan dan diceritakan kembali dengan semangat klasik Disney.

Ditarik oleh kinerja bintangnya yang terikat dengan baik, kuat serta hangat. Menciptakan bab baru yang menawan pada dongeng persahabatan manusia dengan salah satu ciptaan Tuhan yang dikenal begitu setia.


Film Togo adalah kisah nyata yang tak terungkap dari perjuangan Seppala dan anjingnya dalam mengantar serum untuk menyembuhkan wabah difteri di Nome, Alaska.

Review Film Togo (2019), Drama Keluarga yang Istimewa dan Dramatis
Baca Sinopsis dan Review Film Togo (2019) Bahasa Indonesia

Sebagaimana jasanya yang terhapus, film ini tidak memusatkan cerita pada salah satu misi kemanusiaan nan populer di Amerika. Segalanya menjadi tentang Seppala & Togo, di mana rintangan-rintangan mengerikan yang ada membuat sang musher menemukan arti lebih pada anjingnya.

Terenyuh akan kesetiaan hingga menciptakan rasa bersalah yang menghantui perjalanan. Membuat segalanya menjadi lebih kelabu dari selimut badai, dan mengharubirukan perasaan siapa saja yang menyaksikan.

Perlakuan ini memang membuat peristiwa Great Race of Mercy tidak menonjol. Tanpa sadar kita mengabaikan betapa pentingnya kotak serum hingga anak-anak di kota.

Meski koneksi terhadap peristiwa itu dipertahankan lewat beban moral yang juga diberatkan pada Togo, Ericson Core tetap tidak mampu mengalihkan perhatian saya.

Kilas balik yang seringkali mengundang senyum justru semakin menguatkan konflik batin Seppala dan ketakutan kita akan akhir yang tragis.

Percayalah, kamu tidak akan memperdulikan siapa yang mendapat pujian/patung penghargaan, jika bisa melihat perubahan Seppala dalam menerima anjing yang pernah dijuluki ‘iblis kecil’ olehnya.


Willem Dafoe & Julianne Nicholson berperan besar dalam penceritaan, terutama pada momen-momen hangat seperti pembentukan ikatan.

Baca Sinopsis dan Review Film Togo (2019) Bahasa Indonesia
Ulasan review film Togo

Menyodok emosi kala semesta membentuk apa yang mereka debat dan khawatirkan, karena intuisi yang kuat dari sosok Constance. Sulit mengatakan bahwa keduanya hanya selingan.

Chemistry mereka dibuat dengan baik, meski terpisah jarak atau ego sekalipun. Menciptakan drama keluarga yang istimewa sekalipun dibumbui hal-hal dramatis nan mencengangkan.


Demikian sedikit ulasan review film Togo (2019) dalam bahasa Indonesia. Apakah kamu sudah menonton film ini? Berikan review dan rating mu di komentar ya…

Previous Post
Next Post

0 komentar: