Minggu, 29 Desember 2019

Review Film Jumanji The Next Level (2019), Sekuel yang Tidak Sesuai Ekspetasi


Inilah pembahasan review film Jumanji The Next Level dalam bahasa Indonesia!

Film Jumanji: The Next Level (2019) merupakan sekuel dari film Jumanji: Welcome to the Jungle dan angsuran keempat dari franchise Jumanji.

Review Film Jumanji The Next Level (2019)

Review Film Jumanji The Next Level (2019)


Di sekuel ini masih menghadirkan pemeran yang dulu seperti Dwayne Johnson, Kevin Hart, Jack Black, Karen Gillan dan masih banyak lagi, juga kedatangan bintang baru yaitu Awkwafina, Danny Glover, dan Danny DeVito.

Film ini masih menggunakan konsep film sebelumnya yaitu dengan menggunakan permainan video sebagai fokus cerita. Yuk simak review film Jumanji The Next Level di bawah ini!


Sinopsis Jumanji The Next Level


Genre : Petualangan, Aksi, Komedi
Duration : -
Tayang : 13 Desember 2019

Sinopsis :

Spencer ingin kembali masuk ke dalam permainan Jumanji. Ini semua gara-gara sahabat-sahabatnya yang mulai menjauh.

Saat Spencer tiba-tiba menghilang, Fridge, Bethany, dan Martha memutuskan untuk ikut masuk demi menyelamatkannya. Sebelumnya, mereka sempat bercengkerama dengan kakek Spencer dan temannya.


Masalah datang tepat saat mereka menginjakkan kaki di dalam game. Martha kaget melihat tingkah karakter Johnson yang aneh. Rupanya, kedua kakek-kakek tadi tak sengaja ikut masuk ke dalam game.



Review Film Jumanji The Next Level (2019)


Kata ‘level’ di dalam permainan biasanya digunakan untuk menggambarkan tingkatan & hasil menatar. Kesukaran rintangan akan membumbung seiring keberhasilan kamu melewati setiap lapisannya.

Melihat apa yang dilakukan Jake Kasdan terhadap Spencer dkk., sulit untuk mengatakan bahwa Jumanji telah menaikkan levelnya.

Mulai dari premis hingga narasi, Kasdan seolah mengulang kembali apa yang dilakukannya 2 tahun lalu. Mereka hanya meningkatkan bagian aksi & visual untuk memperlihatkan adanya peningkatan.

Demi memperbaiki kepercayaan diri, Spencer kembali bermain Jumanji dan berharap dapat menjadi Dr. Bravestone lagi.

Review Jumanji The Next Level (2019) Bahasa Indonesia
Baca Review Jumanji The Next Level (2019) Bahasa Indonesia

Konsol permainan yang telah rusak ternyata membawa petaka untuknya, dan memaksa Martha, Fridge hingga Bethany untuk kembali beraksi di Jumanji.

Cerita ini sudah kehilangan daya magis ketika tidak mampu meyakinkan saya bahwa petualangannya berada di tingkatan yang lain.

Konsol yang rusak mungkin bisa mempengaruhi teknis, tetapi saya rasa mustahil untuk menghadirkan cerita yang baru. Konflik-konflik kecil yang tidak berikatan dengan baik, membuat proses memaknai persahabatan hingga menyimpulkan keseluruhan ceritanya menjadi sulit.

Baca juga: Review Film Jumanji (2017)


Selain cerita, pertukaran avatar menjadi pembeda sekaligus sorotan utama di dalam petualangan ini.

Bagaimana para pemeran bermimik sampai berparodi menjadi hiburan yang sebenarnya tidak harus sedominan itu.

Akan lebih menarik jika kisah ini menuntut para pemain untuk menatar avatar ke tingkatan yang tak mereka bayangkan sebelumnya.

Lebih baik daripada terus becanda dengan menghilangkan nyawa secara serampangan, yang akhirnya menghilangkan empati kala cerita memaksakan diri untuk menggugah hati penontonnya.

Review Film Jumanji The Next Level (2019)

Review Jumanji The Next Level (2019)


Saya melihat lagi formula yang sama saat para pemain hanya menggunakan avatar sesuai dengan kemampuan untuk melawan antagonis yang seram di penampilannya saja.

Setiap stage menuju final boss juga hampa tak bercerita. Pemecahan masalah kepercayaan diri yang melandasi dimulainya kembali petualangan ini pun menguap dari inti.

Kalah dengan cerita persahabatan tua yang tiba-tiba mendominasi, dan sebenarnya tidak berbobot saat dieksekusi.

Tag: ulasan film Jumanji next level bahasa indonesia terbaru, Jumanji the next level review download sub indo. Sinopsis dan rating film Jumanji next level

Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai review film Jumanji The Next Level. Apakah kamu setuju dengan pembahasan review di atas atau memiliki pendapat sendiri terkait filmnya?

Previous Post
Next Post

0 komentar: