Review Film A Rainy Day in New York (2019), Film Komedi Romantis yang Manis


Review Film A Rainy Day in New York (2019), Film Komedi Romantis yang Manis

Review A Rainy Day in New York


Setelah sebelumnya kami me-review film Joker, kali ini kami akan mencoba mengulas film genre komedi romantis terbaru tahun 2019, yaitu A Rainy Day in New York.

Tidak perlu banyak basa basi, yuk langsung saja kita review film karya sutradara Woody Allen satu ini!


Sinopsis Film A Rainy Day in New York


Tanggal rilis: 26 Juli 2019 (Polandia)
Sutradara: Woody Allen
Box office: 18,3 juta USD
Anggaran: 25 juta USD
Skenario: Woody Allen

“Film A Rainy Day in New York mengisahkan sepasang muda sampai di New York pada akhir pekan ketika hujan turun mengalami petualangan yang tak terduga memberikan petunjuk hidup bagi mereka.”


Review Film A Rainy Day in New York (2019) Bahasa Indonesia


Review A Rainy Day in New York ini akan kita mulai dari membahas ceritanya, penokohan sampai hal-hal pendukung lain.

CERITA

Film A Rainy Day in New York bagaikan sebuah sajian rom-com dari seorang Woody Allen yang cukup terburu-buru. Tanpa ancang-ancang, film ini langsung mengajak penonton bersama Ashleigh dan Gatsby kepada hiruk-pikuk New York tanpa latar belakang yang lebih kelas terlebih dahulu.


Benar-benar lelah sebenarnya karena harus fokus saking cepatnya cerita ini berjalan. Ashleigh yang membawa kita pada petualangan sesungguhnya yang gila, dibelok-belokkan selain cerita aslinya, menonton cerita yang sebenarnya diulur-ulur.

Baca Review Film A Rainy Day in New York (2019)

Baca Review Film A Rainy Day in New York (2019)


Sementara, Gatsby yang sendirian menemukan teman-temannya yang sukses dan berdialog layaknya video edukasi percakapan bahasa Inggris karena sekaku itu dalam dialog di latar kekinian ini.

Menemukan Chan menjadi anugerah bagi Gatsby, namun subplot itu berjalan tak seasik petualangan Ashleigh yang sebenarnya disorot lebih banyak dan tak waras.

Romansanya mungkin tak berjalan dengan sangat baik, banyak kekurangan terlihat karena terpisahnya satu pasangan ini. Namun, di balik itu, tersirat bahwa ini adalah ujian sebuah cinta. Hanya drama keluarga yang berjalan dengan baik dan memberikan sedikit pesan bagi penonton.

Komedinya tak membuat tertawa, namun cukup menggelitik karena ulah orang di sekitar pasangan ini.

Akhirnya, film komedi romantis 'A Rainy Day in New York' memberikan konklusi yang menyakitkan dan membuat penonton tercengang, walaupun sudah bisa ditebak lewat posternya sendiri. Pembahasan ulasan film A Rainy Day in New York selanjutnya akan berlanjut pada bagian akting dan performa.


AKTING DAN PERFORMA

Timotheé Chalamét memberikan performa yang baik bersama Elle Fanning. Bersama Fanning, dirinya menjalani romansa yang begitu lucu, walaupun aktingnya terasa kaku dalam memerankan Gatsby.

Sementara, Elle Fanning menjadi Ashleigh yang agak gila dalam hidupnya, namun bisa menjadi sumber komedi yang lucu dan cekikikan.


Selena Gomez terlihat berbeda dalam penampilannya yang semakin chubby dan imut. Performanya tak pernah pudar, bahkan melebihi Timothee dan Elle.

Pemeran pendukung lainnya pun bisa menambah dinamisnya cerita, walaupun kadang membuatnya jatuh dalam kualitas lalu meningkat lagi secara perlahan, seperti Liev Schreiber yang lembut dan kebingungan, Diego Luna yang menawan, dan Jude Law yang meletup-letup dalam emosinya memerankan Ted, penulis film dari tokoh Liev Schreiber.


TEKNIS PENDUKUNG


Meskipun berlatar modern, Woody Allen membawa Film A Rainy Day in New York
ini bergaya klasik dan kaku layaknya film romantis tahun 70-80an.

sinopsis dan review a rainy day in new york bahasa indonesia
sinopsis dan review a rainy day in new york bahasa indonesia

Sinematografinya yang luwes mampu menyihir penonton dengan kecantikan tiap adegan di New York. Pewarnaan adegan dan penyuntingan gambar sangatlah teduh dan memanjakan mata, sehingga penonton akan terus menikmati pembawaan Woody Allen tentang kisah cinta dua insan.

Soundtrack dan scoring yang mengalun dengan rasa alat musik orkestra membawa dramanya menjadi lebih mewah dan berkelas, walaupun ceritanya tak seimbang layaknya teknikal Allen.

Tata artistik dan busana yang dibuat sesuai dengan keadaan New York memberikan rasa gaya hidup New York pada penonton film A Rainy Day in New York.


Review A Rainy Day in New York (ENGLISH REVIEW)


SYNOPSIS A Rainy Day in New York


“A young couple arrive in New York for a weekend where they are met with bad weather and a series of adventures and misadventures.”


STORY

A rom-com dish from a Woody Allen who is quite in a hurry. Without any square off, this film immediately invites viewers with Ashleigh and Gatsby to the hustle and bustle of New York without a more classy background first.

Really tired actually because they have to focus so quickly this story goes. Ashleigh which brings us to a truly crazy adventure, twisted aside the original story, watching the actual story stretched out.

Meanwhile, Gatsby who was alone found his friends who were successful and had dialogues like an educational video of English conversation because it was as rigid as that in the dialogue in this contemporary setting.

Finding Chan was a gift for Gatsby, but the subplot was not as exciting as Ashleigh's adventures, which were actually highlighted more and were insane. The romance might not go very well, many deficiencies are seen due to the separation of this couple.

However, behind that, it is implied that this is a test of love. Only family drama goes well and gives a little message to the audience. The comedy doesn't make you laugh, but it's quite tickling because of the people around this couple.

Finally, 'A Rainy Day in New York' gave a painful conclusion and stunned the audience, even though it was predictable through its own poster.


ACTING AND PERFORMANCE

Timotheé Chalamét gave a good performance with Elle Fanning. Together with Fanning, he underwent a funny romance, even though his acting felt stiff in playing Gatsby.

Review Film A Rainy Day in New York
Review Film A Rainy Day in New York 

Meanwhile, Elle Fanning became Ashleigh who was a bit crazy in her life, but it could be a source of funny and giggling comedy.

Selena Gomez looks different in her increasingly chubby and cute appearance. Its performance has never faded, even exceeding Timothee and Elle.


Other supporting characters can also add to the dynamics of the story, although sometimes it makes it fall in quality and then increase again slowly, such as Liev Schreiber who is soft and confused, charming Diego Luna, and Jude Law who falters in his emotions playing Ted, the film's writer of Liev Schreiber. Reveiw A Rainy Day in New York.


SUPPORTING TECHNICAL

Although set in a modern setting, Woody Allen brings this film in a classic and rigid style like a romantic film in the 70-80s. Its flexible cinematography is able to bewitch viewers with the beauty of each scene in New York.

Scene coloring and image editing are very shady and spoil the eyes, so that viewers will continue to enjoy Woody Allen's portrayal of the love story of two people.

The soundtrack and scoring that play with the taste of orchestral instruments bring the drama to become more luxurious and classy, even though the story is not balanced like Allen's technical.

The artistic layout and fashion created in accordance with New York circumstances gave the audience a sense of New York lifestyle.

Tag: movie review, ulasan Film A Rainy Day in New York adalah sebuah film terbaru Hollywood karya Woody Allen terbaik. Review A Rainy Day in New York bahasa Indonesia dan Inggris.

Nah, demikian lah sedikit ulasan review film A Rainy Day in New York baik yang berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Apakah kamu sudah menonton film ini juga? Yuk tuliskan pendapatmu di kolom komentar…

0 Response to "Review Film A Rainy Day in New York (2019), Film Komedi Romantis yang Manis"