Review Film Parasite (2019), Menegangkan dan Tidak Bisa Ditebak


Pada kesempatan ini, kami akan me-review sebuah film Korea yang fenomenal di tahun 2019, yaitu Parasite. Film yang digadang-gadang sebagai salah satu film terbaik sepanjang sejarah Korea Selatan ini telah banyak memenangkan penghargaan dari berbagai ajang perfilman dunia, termasuk ajang Academy Awards.

Memangnya sebagus dan sekeren apa sih film Parasite? Jika kamu penasaran, langsung saja disimak ulasan review film Parasite setelah tanda titik dua berikut ini:


Sinopsis Film Parasite (2019)


Tanggal Rilis: June 21, 2019 (Indonesia)
Sutradara: Bong Joon-ho
Hangul: 기생충
Box office: $137.2 million
Nominasi: Cannes Best Actress Award, Academy Awards, dan lain-lain.

Sinopsis:
Keluarga Ki-taek beranggotakan empat orang pengangguran dengan masa depan suram menanti mereka.

Suatu hari Ki-woo anak laki-laki tertua direkomendasikan oleh sahabatnya yang merupakan seorang mahasiswa dari universitas bergengsi agar Ki-woo menjadi guru les yang dibayar mahal dan membuka secercah harapan penghasilan tetap.


Dengan penuh restu serta harapan besar dari keluarga, Ki-woo menuju ke rumah keluarga Park untuk wawancara. Setibanya di rumah Mr. Park pemilik perusahaan IT global, Ki-woo bertemu dengan Yeon-kyo, wanita muda yang cantik di rumah itu. Setelah pertemuan itu, serangkaian kejadian dimulai.


Review Film Parasie (2019)


CERITA

Sungguh, sebuah karya yang sangat brilian dan menghibur penonton sepanjang durasinya. Diawali dengan kehidupan Ki-taek yang melarat dan sangat menyindir kehidupan zaman sekarang. Lalu berlanjut dengan masuknya Ki-woo ke dalam keluarga Mr. Park.

Review Film Parasite (2019), Menengangkan dan Tidak Bisa Ditebak
Baca Review Parasite Bahasa Indonesia (2019)

Mulai disini, konflik pun dimulai. Meskipun mudah ditebak dalam babak pertama, ceritanya masih terlihat jenius karena eksekusi dan naskahnya yang luar biasa. Kehidupan dua kasta, si kaya dan miskin diceritakan dengan sangat mulus tanpa dramatisasi yang berlebihan.


Komedi yang disajikan mampu mengocok perut dan tertawa terbahak-bahak. Setelah komedi yang menghibur, kita langsung dibawa pada suspense yang menegangkan dan bikin speechless.

Adegan-adegan thriller yang dibangun dengan baik membuat hati penonton merasa tak tenang. Ditambah lagi dengan naskah yang ditulis dengan pintar menjadikan 'Parasite' hiburan yang paling beda di tahun 2019 ini.

Film ini pun diakhiri dengan kepuasan penonton akan konklusi yang apik dan melegakan.


AKTING DAN PERFORMA

Baik keluarga Ki-taek atau Mr. Park, semuanya bermain dengan sangat baik dan menghibur. Tidak ada karakter yang sia-sia, semuanya berperan penting dalam cerita ini.

Mulai Song Kang-ho sebagai Ki Taek, ayah yang licik dan cukup bengis dalam performanya, namun tetap menyentuh lewat kata-katanya yang bijak. Choi Woo-sik menjadi karakter Ki-woo yang cukup disorot banyak dan paling bisa memberikan emosi yang baik pada penonton.


Park So-dam mampu menjadi Ki-jung atau Jessica yang cantik, namun sinis dan pintar dalam membuat masalah. Jang Hye-jin mampu menjadi ibu Chungsook yang bawel dan lincah sekali. Sementara di keluarga Mr. Park, film ini lebih menyorot Jo Yeo-jeong yang berperan sebagai Yeon-kyu yang naif dan polos.

Review Film Parasite (2019), Menengangkan dan Tidak Bisa Ditebak
Review Film Parasite (2019) Bahasa Indonesia

Mungkin cukup menyebalkan dengan karakternya, namun seiring waktu karakternya bisa jadi menghibur dan dinikmati dengan baik. Untuk karakter Mr. Park sendiri, Lee Sun-kyun mampu menjadi karakternya dengan baik.

Tegas dan berwibawa sudah melekat dalam dirinya. Lee Jeong-eun adalah karakter yang sangat tangguh dan mencuri perhatian. Karakternya sebagai pembantu setia Moon-gwang sangat mengejutkan di akhir film.

Pemeran pendukung lainnya seperti anak dari Mr. Park atau suami dari Moon-gwang semakin menambah keseruan film ini.


TEKNIS PENDUKUNG

Dengan sinematografi yang paling indah dari seorang Bong Joon-ho, 'Parasite' bisa ditampilkan dengan sangat berhubungan dengan keadaan dunia zaman sekarang.

Bagaimana perbedaan rakyat jelata dan orang kaya pada zaman sekarang ditampilkan juga lewat shots yang ciamik dan ramah pada mata.

Beberapa adegan slowmotion adalah adegan favorit saya yang terlihat tidak mendramatisasi, namun tetap menambah suasana yang terbangun. Set yang mewakili dua kasta ini memang dibuat secara niat dan menarik perhatian penonton.

Scoring klasikal yang mampu menambah ketegangan dan kelucuan dalam film ini, meskipun dalam beberapa adegan cukup mengganggu.


Review Parasite (2019) - ENGLISH REVIEW


SYNOPSIS

Ki-taek's family of four is close, but fully unemployed, with a bleak future ahead of them. The son Ki-woo is recommended by his friend, a student at a prestigious university, for a well-paid tutoring job, spawning hopes of a regular income.

Carrying the expectations of all his family, Ki-woo heads to the Park family home for an interview.

Arriving at the house of Mr. Park, the owner of a global IT firm, Ki-woo meets Yeon-kyo, the beautiful young lady of the house. But following this first meeting between the two families, an unstoppable string of mishaps lies in wait.


STORY

A work that very brilliant and entertains the audience throughout the duration. Beginning with the life of Ki-taek, which is destitute and very insinuating in today's life Then it continues with Ki-woo's entry into Mr. Park's family.

sinopsis dan review parasite bahasa indonesia
Baca review film parasite bahasa indonesia

Starting here, the conflict begins. Although easy to guess in the first round, the story still looks genius because of the execution and extraordinary script. The life of two castes, the rich and the poor, were told very smoothly without excessive dramatization.


The comedy that presented is able to shake our stomach and laugh out loud. After entertaining comedy, we are immediately taken to thrilling suspense and make me speechless. Well-constructed thriller scenes make the audience's heart feel uneasy.

Coupled with the cleverly written script makes 'Parasite' the most different entertainment in 2019. The film also ends with the satisfaction of the audience because of a neat conclusion.


ACTING AND PERFORMANCE

Both the Ki-taek family or Mr. Park's, everyone plays really well and entertainingly. There are no useless characters, all are play as important role in this story.

Starting from Song Kang-ho as Ki Taek, the father is cunning and quite violent in his performance, but still touches through his wise words. Choi Woo-sik becomes a Ki-woo that highlighted quite a lot and can best give good emotions to the audience.

Park So-dam is able to become Ki-jung or Jessica who is beautiful, but is cynical and clever at making problems. Jang Hye-jin is able to become Chungsook who impeccable and agile mother.

While in Mr. Park's family, this film highlights Jo Yeo-jeong's role as naive and innocent Yeon-kyu. It may be quite annoying with its character, but over time its character can be entertaining and enjoyed well. For Mr. Park, Lee Sun-kyun is able to be a good of him. Firm and authoritative is inherent in him.

Lee Jeong-eun is a very tough character and stole attention. Her character as Moon-gwang's loyal aide is very surprising at the end of the film. Other supporting actors such as Mr. Park's children or the husband of Moon-gwang increasingly adds to the excitement of this film.


SUPPORTING TECHNICAL

With the most beautiful cinematography of a Bong Joon-ho, 'Parasite' can be displayed very closely related to the current state of the world. How is the difference between ordinary people and rich people in the present era also shown through beautiful and friendly eyes's shots.

rekomendasi film dan review film parasite
Baca review film parasite bahasa indonesia

Some slowmotion scenes are my favorite scenes that don't seem to dramatize, but still add to the built-in atmosphere.

Sets that represent these two castes are indeed made intentionally and attract the attention of the audience.

Classic scoring that can add tension and humor in this film, although in some scenes, they are quite disturbing.


Demikian ulasan review film Parasite dalam bahasa Indonesia. Tidak diragukan lagi bahwa film Parasite pantas menjadi salah satu film Korea terbaik sepanjang masa. Kamu sudah menonton film ini? Berikan review dan rating film Parasite versimu di kolom komentar ya…

1 Response to "Review Film Parasite (2019), Menegangkan dan Tidak Bisa Ditebak"

Anonim mengatakan...

Review Film Parasite (2019)(maybe spoiler ahead)

Berkisah mengenai keluarga Ki-taek yang semuanya merupakan pengangguran. Semenjak Ki-woo yang diterima kerja di keluarga Mr. Park, petualangan yang lucu sekaligus menegangkan pun dimulai.

Oke, alasan mengapa gue pingin nonton ini karena film ini adalah film korea selatan pertama yang dapet piala cannes / palme d'or. Yang kedua, tentu adalah tangan dingin dari Joon-ho Bong yang tenar gegara Okja dan Snowpiercer.

Nah, mari beralih ke sisi penyampaian cerita, film ini tidak bisa diprediksi. Di paruh pertama filmmya lucu sekali, ga garing. Tapi di paruh kedua, kita diajak untuk memacu adrenalin. Joon-ho Bong disini berhasil menyajikan cerita ini dengan tidak membosankan.

Untuk akting sendiri, hampir semua cast saya acungi jempol. Mulai dari cara berbicara bahkan pada waktu mereka menghafalkan conversation, dan mengelabuhi atasan mereka, sangatlah unik.

Bahkan Aktingnya Mrs. Park, sebagai istrinya Mr. Park yang belagu dan mudah dibodohi sangatlah bagus. Kelihatan kalo agak oon.

Editing dan sinematografinya sangat menawan untuk film ini. Bahkan pada waktu adegan malam hari sangatlah indah dan ga bruwet.

Sebenarnya mau obrolin tema besar dari film ini. (SEKALI LAGI INI SPOILER) Gue nangkepnya ini adalah cara Mr. Bong untuk memberitahu ttg kesenjangan kelas sosial dari yang miskin maupun kaya. Bahkan gue pribadi menganggap, kejadian yang ada di film ini sangatlah relatable dengam kehidupan masyarakat di indonesia... kadang mereka seperti berusaha menyelundupkan keluarganya biar bisa bertahan hidup. Simpelnya biar yang miskin bisa ngrasain hidupnya orang borjuis.

Dari penggambaran posisi rumahnya pun sebenarnya terlihat jelas. Yang miskin harus tinggal di basement, susah-susah turun lewat tangga.. yang kaya dengan leha-leha naik tangga. Jelas banget kan.

Keren lah pokoknya, bisa jadi inspirasi untuk sesama filmmaker di Indonesia untuk membuat karya yang menginspirasi.
Score : 100+ / A+