Review Film Underwater (2020), Perjuangan Survival di Dasar Laur


Setelah sebelumnya me-review film The Farewell (2019), pada kesempatan kali ini kami akan mengulas film terbaru tahun 2020 yang saat ini masih tayang di bioskop Indonesia. Yaitu Underwater. Merupakan sebuah film survival thriller yang disutradarai oleh William Eubank.

Review Film Underwater (2020), Perjuangan Survival di Dasar Laur

Review Underwater (2020)


Film ini mengisahkan tentang perjuangan para peneliti air yang mencoba bertahan hidup setelah peristiwa gempa bumi. Di mana mereka harus menghadapi ancaman mengerikan di dasar laut.

Nah, penasaran dengan seperti apa kelebihan dan kekurangan film Underwater? Yuk langsung saja deh kita simak review film Underater di bawah ini!

Baca juga yuk 25 Anime Terbaru dan Terbaik Winter 2020

Sinopsis Film Underwater


Tanggal rilis: 8 Januari 2020 (Indonesia)
Sutradara: William Eubank
Musik digubah oleh: Marco Beltrami, Brandon Roberts
Skenario: Adam Cozad, Brian Duffield
Produser: Peter Chernin, Jenno Topping

Sinopsis:
Awak peneliti air bekerja mencari sesuatu untuk menyelamatkan mereka setelah gempa bumi menghancurkan laboratorium bawah tanah mereka. Tetapi para kru mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang lebih menakutkan di dasar laut.


Review Film Underwater (2020) Bahasa Indonesia


CERITA

'Underwater' mungkin memiliki tema survival yang usang dari sebuah makhluk asing, meskipun tempatnya di bawah kedalaman air. Eubank mungkin ingin menerapkan survival luar angkasa di bawah air, mungkin ceritanya begitu menegangkan.


Seperti saya yang phobia terhadap kedalaman air yang jauh, saya bisa merasakan takutnya tenggelam di air tanpa oksigen, apalagi diburu oleh makhluk aneh. Horornya yang jarang ini cukup mencekam, namun mudah dilupakan.

Review Film Underwater (2020) Bahasa Indonesia
Film Underwater review Indonesia

Tak bisa meninggalkan bekas yang lama bagi penontonnya. Dari menit awal pun, 'Underwater' tak memberikan jeda untuk penontonnya bernapas.

Air langsung membanjiri terlalu cepat dan diburu-buru. Dari situ, cerita tipikal survival pun dimulai, apalagi dengan adanya makhluk aneh itu, mengingatkan saya dengan film 'Anaconda'.

Satu per satu dibunuh dengan cara yang mudah ditebak. Durasinya berjalan semakin kacau dan acak-acakan, meskipun horornya agak membaik dengan kehadirannya monster yang terlihat sedikit menyeramkan. Walaupun begitu, film ini diakhiri dengan konklusi yang terlalu sederhana bagi film survival sekelas ini.


AKTING DAN PERFORMA

Kristen Stewart menjadi Norah, pemeran utama yang lebih disorot sebagai pahlawan yang tak kenal menyerah. Feminisme dalam jiwa Norah selalu dijunjung tinggi, namun aktingnya tak bisa memadai karakternya.

Ketika kadang perkembangannya tak stabil dalam adegan drama, aktingnya terasa kebingungan dalam suasana horor yang dibangun. Apalagi dengan suaranya yang terlalu kencang, kadang merusak suasana. Namun, performanya masih bisa ditoleransi karena ketangguhannya dalam aksinya.

Vincent Cassel menjadi kapten yang gagah dan berwibawa, aktingnya begitu berkelas dengan latar belakang yang begitu lengkap di dalamnya.


Selain mereka, mungkin hanya menjadi pemeran pendukung yang menambah orang-orang yang dibunuh dan survival from dangerous things.

Jessica Henwick mungkin yang paling totalitas dan mudah mendapat simpati penonton, walaupun kadang terlalu berlebih-lebihan. T.J Miller, Mamoudou Athie, dan John Gallagher Jr. hanyalah pengubah suasana dengan komedi yang garing dan karakternya yang tipikal serta berakhir dengan ending yang mudah ditebak.


TEKNIS PENDUKUNG

Berbujet banyak dan berteknologi futuristik, tak menjadikan film 'Underwater' menarik perhatian dan berkualitas dalam teknikalnya.

Sinematografinya Eubank yang cukup memukau dalam air, kadang terlalu mendramatisir adegan dengan slowmotion dan membuat ceritanya semakin lambat.

Penyuntingannya kadang tak bisa menyesuaikan dengan keadaan dalam air, masih terlihat murahan dan mengganggu. Scoring-nya mungkin mengagetkan, namun tak bisa membawa penonton rasa kacau dan takut yang dialami juga oleh karakternya.

Tata artistik dan busana yang begitu minim dan usang mungkin tak membuat atensi penonton tertuju pada mereka. .


Review Underwater - ENGLISH REVIEW


STORY

'Underwater' may have an outdated survival theme of an alien, even if it is under water. Eubank might want to implement space survival under water, maybe the story is so tense.

Like me who has a phobia towards the deep water depths, I can feel the fear of drowning in water without oxygen, let alone being hunted by strange creatures. His rare horror is quite gripping, but easily forgotten. Can not leave a long mark for the audience.

Review Film Underwater (2020) Bahasa Indonesia
Review Film Underwater (2020) Bahasa Indonesia

From the initial minutes too, 'Underwater' did not give a pause for the audience to breathe. Water immediately floods too quickly and is rushed. From there, a typical survival story begins, especially with the presence of this strange creature, reminding me of the film 'Anaconda'.

One by one killed in a way that is predictable. The duration went even more chaotic and disheveled, although the horror improved somewhat with the presence of monsters that looked a little spooky. Even so, this film ends with a conclusion that is too simple for a survival film of this class.


ACTING AND PERFORMANCE

Kristen Stewart becomes Norah, the main character who is more highlighted as a hero who does not know surrender.

The feminism in Norah's soul is always held in high esteem, but her acting cannot be adequate in character. When sometimes the development is unstable in the drama scene, his acting feels confused in the atmosphere of horror that is built. Especially with the sound that is too loud, sometimes ruining the atmosphere.

However, its performance can still be tolerated because of its toughness in its action. Vincent Cassel became a brave and authoritative captain, acting so classy with a background that is so complete in it. Besides them, it might just be a supporting actor who adds to the people killed and survival from dangerous things.


Jessica Henwick may be the most totality and easy to get the sympathy of the audience, although sometimes too much. T.J Miller, Mamoudou Athie, and John Gallagher Jr. it's just a change of atmosphere with a crisp comedy and a typical character and ends with a predictable ending.


SUPPORTING TECHNICAL

With many budget and futuristic technology, do not make 'Underwater' attract attention and quality in technical. Eubank's cinematography is quite stunning in water, sometimes dramatizing scenes with slowmotion and making the story slower.

The editing sometimes can't adjust to the situation in the water, it still looks cheap and annoying. The scoring may be surprising, but it cannot bring the audience the sense of chaos and fear experienced by the characters as well.

Artistry and fashion that are so minimal and outdated might not make the attention of the audience focused on them.

Tag: underwater review indonesia, daftar pemeran, trailer dan spoiler serta sinopsis film Underwater adalah film genre survival di dasar laut. Penjelasan monster di film dan rating serta review bahasa Indonesia selowae.

Itulah ulasan singkat atau review film Underwater dalam bahasa Indonesia. Kamu sudah nonton film Underwater? Bagikan review dan rating kamu di komen bawah yaa. Saat ini film Underwater masih tayang di Cinema21, CGV, Cinépolis, dan bioskop Indonesia lainnya!

0 Response to "Review Film Underwater (2020), Perjuangan Survival di Dasar Laur"